Medan- Upaya penyelundupan n4rkot!k4 dalam jumlah fantastis berhasil digagalkan Satuan Reserse N4rk0b4 Polresta Deli Serdang. Sebanyak ±21.142 gram sabv atau lebih dari 21 kilogram berhasil diamankan dari tangan dua kurir pada Selasa (10/2/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.
Pengungkapan besar ini merupakan hasil penyelidikan intensif setelah aparat menerima informasi adanya pengiriman sabv dari Aceh yang akan melintas melalui Belawan dan dikirim menuju Jakarta.
Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Hendria Lesmana, S.I.K., M.Si melalui Kasatres N4rk0b4 Kompol Dr. Fery Kusnadi, SH, MH menjelaskan, tim telah melakukan pemantauan sejak Senin malam (9/2/2026).
Kedua terduga pelakv sempat terpantau bergerak dari kawasan Pajak Baru Belawan menuju Jalan SM Raja sebelum kembali lagi ke Belawan. Gerak-gerik mencurigakan itu terus dipantau hingga keesokan harinya.
Pagi harinya, kedua pria tersebut terlihat menaiki transportasi daring menuju Jalan Medan–Lubuk Pakam dengan membawa satu tas ransel dan satu koper pakaian.
Saat melintas di Jalan Lintas Medan–Lubuk Pakam, Kecamatan Lubuk Pakam, tim langsung melakukan penyergapan. Dua pria berinisial **R (29), warga Bireuen**, dan **Z (34), warga Medan Belawan**, tak berkutik ketika diamankan petugas.
Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan **20 bungkus plastik teh Cina berwarna hijau** yang diduga berisi sabv. Sepuluh bungkus disembunyikan di dalam tas gunung warna biru, sementara sepuluh bungkus lainnya tersimpan rapi dalam koper pakaian warna pink.
Total berat bruto keseluruhan mencapai ±21.142 gram. Selain barang bukti sabv, polisi juga mengamankan dua unit telepon genggam Android yang diduga digunakan sebagai alat komunikasi transaksi.
Berdasarkan interogasi awal, sabv tersebut rencananya akan dikirim ke Jakarta. Saat ini kedua ters4ngka telah diamankan di Kantor Satresn4rk0b4 Polresta Deli Serdang untuk proses penyidikan dan pengembangan jaringan lebih lanjut.
“Pengungkapan ini merupakan bentuk keseriusan Polresta Deli Serdang dalam memutus mata rantai peredaran n4rk0t!k4, khususnya jalur lintas provinsi. Tidak ada ruang bagi pelaku peredaran gelap n4rk0b4 di wilayah hukum Polresta Deli Serdang,” tegas Kapolresta.
Dengan nilai puluhan miliar rupiah di pasaran gelap, penggagalan ini diduga menyelamatkan ribuan generasi muda dari ancaman n4rk0b4.
Berita sumut