Marelan-Kasvs kek3r4san s3ksval terhadap an4k kembali menghebohkan warga Marelan. Seorang pria berinisial YM alias Yon (41) diduga melakukan pem3rk0s4an terhadap tiga an4k tirinya yang masih di bawah umur di Kecamatan Medan Marelan. Ketiga korb4n merupakan kakak beradik berinisial NBL (16), DND (12), dan ZSK (9).
Pelakv kini telah ditahan di Polres Pelabuhan Belawan setelah perbuatannya terungkap dari pengakuan para korb4n kepada keluarga dan pihak kepolisian.
Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP Agus Purnomo mengatakan, kasvs ini terbongkar setelah korb4n tertua, NBL, memberanikan diri menceritakan kejadian yang dialaminya kepada ibu kandungnya, AGT, pada Selasa (27/1/2026).
“Korb4n mengaku telah menjadi korb4n persetvbvhan ayah tirinya di dalam rumah. Setelah itu, dua adiknya juga mengungkapkan mengalami hal serupa,” ujar AKP Agus, Sabtu (31/1/2026).
Mendapat pengakuan tersebut, ibu korb4n langsung melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian. Petugas kemudian mengamankan YM dan melakukan pemeriksaan intensif. Dalam proses interogasi, pelakv mengakui perbuatannya telah melakukan penc4bvlan dan persetvbvhan terhadap ketiga anak tirinya.
Kasvs ini berawal saat NBL mendatangi rumah bibinya, UMI (54), dan menolak pulang ke rumah orang tuanya. Merasa curiga, UMI menggali keterangan dari keponakannya hingga akhirnya korb4n mengungkap bahwa dirinya telah menjadi korb4n kek2r4san s3ksval selama kurang lebih satu tahun terakhir.
Pengakuan tersebut kemudian disampaikan kepada ibu korb4n. Dalam pertemuan keluarga, dua adik korb4n juga mengakui mengalami perlakuan serupa sejak masih tinggal di wilayah Medan Helvetia hingga pindah ke Marelan.
Peristiwa itu kemudian dilaporkan kepada aparat lingkungan dan kepolisian. Ketiga korb4n menjalani pemeriksaan medis dan visum, yang menguatkan dugaan terjadinya kek3r4san s3ksval.
Pelakv resmi ditahan sejak Rabu (28/1/2026) dan masih menjalani proses hukum lebih lanjut.
AKP Agus Purnomo menegaskan, pihaknya memberikan perhatian khusus terhadap kasvs tersebut mengingat korb4nnya adalah anak-anak.
“Ini menjadi atensi serius karena melibatkan kek3r4san seksual berulang terhadap an4k di bawah umur dalam satu keluarga,” tegasnya.
Kasvs ini kini masih dalam tahap penyidikan guna mengungkap secara lengkap motif serta rentang waktu perbuatan pelakv.
(Beritasumut)