Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Musda XI Golkar Sumut Ricuh di Luar Arena Dilaporkan ke Polda Sumut

Minggu, 08 Februari 2026 | 08.10 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-08T01:10:25Z

Medan-Kericvh4n yang terjadi di luar arena Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Sumatera Utara disebut berlangsung cukup lama dan dinilai mengganggu ketertiban umum. Peristiwa tersebut juga dianggap sebagai upaya segelintir pihak untuk merusak citra Partai Golkar di tengah pelaksanaan agenda organisasi yang strategis.

Menindaklanjuti hal itu, Panitia Musda XI Partai Golkar Sumut melalui tim pengamanan Musda, yakni PD AMPG Sumut, secara resmi melaporkan kejadian tersebut ke Kepolisian Daerah Sumatera Utara. Laporan itu telah diterima oleh Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Sumut dan tercatat dalam Surat Tanda Penerimaan Laporan dengan nomor STTLP/B/211/II/2026/SPKT/POLDA SUMATERA UTARA tertanggal 5 Februari 2026.

Sekretaris PD AMPG Sumatera Utara, Gandhy Panigoro, menyampaikan bahwa pelaporan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab moral kader Partai Golkar dalam menjaga ketertiban, keamanan, serta marwah dan wibawa partai. Langkah ini dinilai penting, terutama dalam momentum konsolidasi organisasi seperti pelaksanaan Musda.

Ia menegaskan, laporan itu tidak dimaksudkan untuk memperkeruh keadaan, melainkan agar setiap dinamika yang terjadi di luar forum resmi dapat diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Selain itu, upaya tersebut juga bertujuan mencegah berkembangnya narasi negatif yang berpotensi merugikan institusi Partai Golkar.

Gandhy juga menekankan bahwa pelaksanaan Musda XI Partai Golkar Sumatera Utara berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Seluruh rangkaian sidang berlangsung sesuai mekanisme organisasi tanpa terganggu oleh insiden di luar lokasi kegiatan.

Dalam Musda tersebut, secara sah telah ditetapkan Andar Amin Harahap sebagai Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Utara untuk periode 2025–2030. Ia menegaskan forum Musda berjalan normal dan demokratis, sehingga hasilnya seharusnya menjadi fokus utama seluruh kader.

Menurutnya, pemisahan yang tegas antara jalannya Musda dan kejadian di luar arena sangat penting demi menjaga soliditas internal partai. Dengan demikian, Partai Golkar diharapkan dapat terus melangkah ke depan dengan semangat persatuan dan kebersamaan.

Sc Medan Headlinenews
×
Berita Terbaru Update