Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Tembak Ikan ‘Hidup Lagi’ di Medan Selatan: Patumbak Deli Tua Jadi Sarang Judi??

Minggu, 05 April 2026 | 18.38 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-05T11:38:58Z


Patumbak-Aktivitas perjudian jenis tembak ikan di wilayah hukum Polrestabes Medan kembali mencuat ke permukaan. Praktik yang sempat meredup selama bulan Ramadan kini dilaporkan beroperasi secara terbuka, khususnya di kawasan Patumbak dan Deli Tua.
Fenomena ini memicu keresahan warga yang menilai praktik perjudian tersebut bukan lagi insidental, melainkan telah menjelma menjadi “tradisi tahunan” yang terus berulang tanpa penindakan tegas.
Berdasarkan penelusuran pada Sabtu (4/4/2026), sejumlah titik diduga menjadi lokasi aktif mesin judi tembak ikan yang beroperasi nyaris tanpa hambatan.
Di wilayah Patumbak, aktivitas perjudian dilaporkan berlangsung di:
Jalan Pertahanan, Gang Besi
Kawasan Ajibaho (warung samping jembatan)
Patumbak II
Marindal Pasar 12
Sementara di wilayah Deli Tua, praktik serupa ditemukan di:
Sekitar Warung KDM (belakang Polsek Deli Tua)
Area belakang Kantor Lurah Deli Tua
Kawasan Pamah
Lokasi-lokasi tersebut mayoritas berada di tengah permukiman warga, bahkan berdekatan dengan fasilitas umum. Kondisi ini dinilai tidak hanya mengganggu ketertiban, tetapi juga berpotensi merusak lingkungan sosial, terutama bagi generasi muda.
Sejumlah warga yang enggan disebutkan namanya mengaku heran dengan keberanian para pengelola judi yang beroperasi secara terang-terangan. Mereka mempertanyakan kinerja aparat penegak hukum di bawah naungan Polrestabes Medan yang dinilai belum menunjukkan tindakan konkret.

“Setiap tahun seperti ini. Sempat tutup pas Ramadan, habis itu buka lagi. Seolah tidak ada efek jera,” ujar seorang warga.
Kondisi ini memunculkan dugaan adanya pembiaran, bahkan tak sedikit yang mulai berspekulasi tentang kemungkinan adanya “oknum” yang bermain di balik layar.

Warga mendesak aparat kepolisian untuk tidak sekadar melakukan penertiban sesaat, melainkan mengambil langkah tegas dan berkelanjutan guna memutus mata rantai perjudian yang dinilai semakin mengakar di wilayah tersebut.

Jika dibiarkan, praktik ini dikhawatirkan akan terus berkembang dan memperburuk situasi keamanan serta moral masyarakat di kawasan Medan Selatan.
(Ran)
×
Berita Terbaru Update