Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Dari Garang Jadi Layu! Preman Terowongan Tembung Tertangkap, Softgun Ikut Disita

Kamis, 04 Juni 2026 | 14.13 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-04T07:14:08Z


MEDAN – Aksi garang dua pria yang diduga terlibat dalam penganiayaan terhadap pasangan suami istri (pasutri) di kawasan Terowongan Tembung, Jalan Baru, Medan, akhirnya berujung di tangan polisi. Jika sebelumnya terlihat berani dan bertindak kasar di depan umum, kini keduanya tampak layu dan tertunduk saat diamankan petugas.

Penangkapan dilakukan setelah video penganiayaan yang viral di media sosial memancing kemarahan warga. Tak butuh waktu lama, tim gabungan Polrestabes Medan bergerak melakukan penyelidikan dan berhasil meringkus kedua terduga pelaku.

Saat proses penangkapan, polisi turut mengamankan barang bukti yang sempat membuat masyarakat geger. Benda yang awalnya diduga senjata api itu ternyata hanya softgun. Meski bukan senjata api asli, keberadaannya diduga digunakan untuk mengintimidasi dan menakut-nakuti korban.

Kasus ini menyita perhatian publik karena korban merupakan pasangan suami istri, di mana sang istri disebut sedang hamil muda. Rekaman aksi penganiayaan yang beredar luas di media sosial membuat masyarakat mengecam keras tindakan para pelaku.

Dari yang sebelumnya terlihat sangar di jalanan, kini kedua pria tersebut harus menghadapi proses hukum. Wajah yang sempat membuat warga resah berubah murung ketika digiring menuju pemeriksaan polisi.

Masyarakat pun mengapresiasi gerak cepat aparat dalam menangani kasus tersebut. Banyak warga berharap penindakan tegas dapat memberikan efek jera bagi pelaku premanisme yang kerap mengganggu rasa aman di Kota Medan.

Saat ini kedua terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Polrestabes Medan. Polisi juga terus mendalami motif penganiayaan serta kemungkinan adanya pelanggaran hukum lainnya yang berkaitan dengan kasus tersebut.

"Sempat garang di jalan, giliran ditangkap polisi malah setel muka sedih." Begitulah komentar warganet yang ramai menghiasi media sosial usai foto kedua pelaku beredar pascapenangkapan.

(Ran)

×
Berita Terbaru Update