BELAWAN – Dugaan masih beroperasinya sejumlah lokasi perjudian jenis tembak ikan GBM99 di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan kembali menjadi sorotan masyarakat. Sejumlah pemberitaan media sebelumnya menyebut aktivitas tersebut diduga berlangsung di beberapa titik di kawasan Medan Utara dan menjadi perhatian publik.
Masyarakat berharap pergantian kepemimpinan di Polres Pelabuhan Belawan menjadi momentum untuk melakukan pembenahan, khususnya dalam pemberantasan penyakit masyarakat seperti perjudian, narkotika, dan berbagai bentuk kejahatan yang dinilai meresahkan warga.
Kapolres Pelabuhan Belawan yang baru, AKBP Aditya SP Sembiring, dinilai memiliki tantangan besar untuk membuktikan komitmennya dalam menegakkan hukum secara profesional tanpa pandang bulu. Warga berharap seluruh laporan masyarakat terkait dugaan praktik perjudian dapat ditindaklanjuti melalui penyelidikan dan penegakan hukum apabila ditemukan adanya pelanggaran.
"Pergantian pimpinan harus menjadi harapan baru. Kami ingin melihat langkah nyata, bukan sekadar seremonial. Jika memang masih ada praktik perjudian, kami berharap segera ditindak sesuai hukum yang berlaku," ujar seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.
Keberadaan praktik perjudian, apabila benar masih berlangsung, dikhawatirkan dapat memicu berbagai persoalan sosial, mulai dari meningkatnya kriminalitas hingga terganggunya keamanan dan ketertiban masyarakat. Sejumlah elemen masyarakat sebelumnya juga telah menyuarakan harapan agar aparat kepolisian bertindak tegas terhadap dugaan lokasi-lokasi perjudian tersebut.
Masyarakat kini menantikan langkah konkret AKBP Aditya SP Sembiring dalam menunjukkan komitmennya membangun kepercayaan publik melalui penegakan hukum yang tegas, transparan, dan berkeadilan terhadap segala bentuk tindak pidana di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan.
(Ran)