Medan – Keberadaan Platinum KTV & Club Medan menjadi sorotan publik dan dinilai perlu mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kota Medan. Tempat hiburan malam tersebut diduga masih beroperasi di tengah bulan suci Ramadan, serta dipertanyakan terkait izin peredaran minuman beralkohol.
Sejumlah masyarakat menilai, aktivitas tempat hiburan malam selama Ramadan seharusnya mengikuti ketentuan dan imbauan pemerintah daerah yang biasanya mengatur pembatasan jam operasional bahkan penutupan sementara demi menghormati umat Muslim yang menjalankan ibadah puasa.
Selain itu, izin penjualan minuman beralkohol di lokasi tersebut juga menjadi perhatian. Publik meminta pemerintah melakukan pengawasan dan penertiban guna memastikan seluruh operasional usaha hiburan malam berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku.
Jika terbukti melanggar ketentuan, masyarakat berharap Pemko Medan melalui instansi terkait seperti Satpol PP dan dinas perizinan dapat melakukan pemeriksaan hingga penindakan tegas.
Saat awak media ini melakukan upaya konfirmasi kepada diduga salahsatu pekerja disana inisial J. Melalui WhatsApp nya untuk keberimbangan berita enggan memberikan tanggapan
Beberapa warga sekitar juga menilai pengawasan terhadap tempat hiburan malam perlu diperketat, terutama selama bulan Ramadan, agar tercipta suasana yang lebih kondusif serta menghormati nilai-nilai sosial dan keagamaan di tengah masyarakat.
Pemerintah daerah diharapkan segera melakukan evaluasi terhadap izin operasional dan izin minuman beralkohol tempat hiburan tersebut untuk memastikan tidak ada pelanggaran aturan.
(Red)