Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Jukir Gasak iPhone Waiters Warkop di Medan Area, Hasilnya Buat Beli Sabu

Rabu, 04 Maret 2026 | 07.29 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-04T00:29:20Z
Medan-Bukannya sibuk mengatur keluar-masuk kendaraan, seorang juru parkir (jukir) di kawasan Jalan Halat, Medan Area, malah “mengatur” iPhone milik waiters warkop ke tangan orang lain.

Deni Siregar alias Gondrong (50) kini tak lagi mengatur posisi motor, melainkan mengatur langkah menuju kantor polisi setelah nekat mencuri iPhone 11 warna hitam milik M Faris Al Aziz (19), seorang pelayan Warkop Saboe Dara.

Peristiwa ini terjadi Jumat (30/1/2026) subuh. Saat itu, Faris yang baru selesai bekerja tertidur pulas bersama dua rekannya. iPhone kesayangan diletakkan manis di samping kepala. Mungkin niatnya biar dekat dengan mimpi indah, tapi malah dekat dengan Gondrong.

Tak butuh waktu lama, Faris terbangun karena teriakan “maling!”. Saat diraba ke samping, bukan iPhone yang didapat, melainkan angin subuh Medan yang sejuk.

Korb4n sempat mengejar, namun Gondrong ternyata lebih lincah dari dugaan. CCTV warkop kemudian jadi saksi bisu. Dari rekaman itulah terungkap, sang “sutradara subuh” ternyata jukir yang biasa menyambut pelanggan dengan peluit.

Kapolsek Medan Area, AKP M Ainul Yaqin, mengatakan pelakv sudah diamankan.

“Pelakv mengakui mengambil satu unit iPhone 11 milik korb4n,” ujarnya.

Lebih menarik lagi, iPhone tersebut dijual seharga Rp600 ribu kepada seseorang berinisial H. Harga yang mungkin bikin para pengguna iPhone lain menelan ludah.

Uangnya? Bukan untuk beli helm standar SNI, bukan pula untuk upgrade rompi parkir. Gondrong mengaku uang hasil penjualan digunakan untuk membeli sabv.

Polisi menangkapnya di rumah sepupunya di Jalan Jermal XV. Dari tangan pelakv, diamankan barang bukti berupa sandal Swallow putih, celana jeans biru, dan sebuah sarung. Sandal Swallow itu pun kini resmi “naik pangkat” menjadi barang bukti kepolisian.

Kini Gondrong harus parkir lebih lama — bukan di tepi jalan, melainkan di balik jeruji besi. Sementara polisi masih memburu pembeli iPhone tersebut.

Pesan moralnya? Kalau mau jaga parkiran, ya jaga parkiran. Jangan sampai iPhone pelanggan ikut “diparkirkan” ke tempat lain.
(Berita sumut)
×
Berita Terbaru Update